
Kecamatan Kemranjen dan Puskesmas I Kemranjen Perkuat Sinergi Melalui Tracing TB Terintegrasi CKG untuk Percepatan Penemuan Kasus TB Aktif
Kemranjen, 13 Juli 2026 – Pemerintah Kecamatan Kemranjen bersama Puskesmas I Kemranjen melaksanakan kegiatan Tracing Tuberkulosis (TB) Terintegrasi CKG (Cek Kesehatan Gratis) dalam rangka percepatan penemuan kasus Tuberkulosis (TB) aktif di wilayah Kecamatan Kemranjen khususnya di Desa Karangsalam sesuai jadwal Tanggal 13 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program pemerintah untuk eliminasi Tuberkulosis melalui deteksi dini, penelusuran kontak erat, serta peningkatan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Camat Kemranjen, Ibu Ika Suprihatin, S.STP, didampingi Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Kemranjen, Ibu Fitriyatni, S.SIP sekaligus sebagai Pj.Kades Karangsalam, Kepala Puskesmas I Kemranjen, Ibu dr. Dri Kusrini, serta Penanggung Jawab Program TB Puskesmas I Kemranjen, Ibu Tri Agustin Kurniyawati, S.Kep., Ners dan didampingi oleh Tim lain.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan penelusuran terhadap kontak erat pasien TB, memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai gejala, pencegahan, dan pentingnya pengobatan Tuberkulosis hingga tuntas, serta melaksanakan skrining kesehatan sebagai bagian dari layanan CKG. Upaya ini bertujuan untuk menemukan kasus TB aktif sedini mungkin sehingga pasien dapat segera memperoleh penanganan dan pengobatan sesuai standar.
Camat Kemranjen, Ibu Ika Suprihatin, S.STP, menyampaikan bahwa keberhasilan pengendalian Tuberkulosis memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader kesehatan, hingga partisipasi aktif masyarakat. Melalui kolaborasi yang kuat, diharapkan upaya penemuan kasus secara aktif dapat menekan angka penularan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Kemranjen.
Kepala Puskesmas I Kemranjen, dr. Dri Kusrini, menambahkan bahwa kegiatan tracing terintegrasi CKG merupakan langkah strategis dalam memperluas cakupan deteksi dini TB sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan. Dengan ditemukannya kasus sejak awal, pengobatan dapat segera diberikan sehingga risiko penularan dapat diminimalkan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Kemranjen bersama Puskesmas I Kemranjen menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program eliminasi Tuberkulosis. Diharapkan, sinergi yang terbangun mampu mewujudkan masyarakat Kecamatan Kemranjen yang lebih sehat, produktif, dan bebas dari Tuberkulosis.


